Dampak Buruk Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Dampak Buruk Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Allaeas.com | Bagi beberapa orang mungkin merasa nyaman dengan waktu deadline. Sehingga bisa bersantai dan memiliki waktu luang lebih banyak. Tanpa disadari, waktu telah berjalan bahkan berlari begitu cepat dan tak bisa terulang kembali. 

Kebiasaan menunda pekerjaan merupakan kebiasaan buruk yang harus dihentikan dan diatasi segera. Karena dampak yang ditimbulkan memberikan efek negatif baik bagi pribadi sendiri maupun masa depan karir kamu. 

Hasil Kerja yang Tidak Maksimal


Hasil kerja tidak maksimal

Sedikitnya waktu deadline akan membuat kamu terburu-buru menyelesaikan pekerjaan. Tidak tersedianya waktu ini menyulitkan kamu melakukan perbaikan pekerjaan. Pekerjaan yang diselesaikan dalam waktu lebih cepat dan tergesa-gesa, kemungkinan memberikan hasil tidak maksimal. Sehinga kinerja terbaik yang diharapkan pun menjadi sulit dicapai. 

Gangguan Kesehatan


Gangguan kesehatan

Biasanya si penunda pekerjaan memberlakukan SKS (sistem kebut semalam) dalam menyelesaikan pekerjaannya yang mengganggu jam tidur, dengan begadang semalam suntuk. Tentunya hal ini memicu terjadinya stress dan gangguan kesehatan lainnya seperti sulit konsentrasi, menurunnya sistem imun (mudah sakit), tekanan darah rendah, gangguan sistem pencernaan dll. 

Menunda Kesuksesan


Menunda kesuksesan

Tidak ada yang tidak ingin sukses. Namun, seseorang yang sukses tentu bekerja lebih keras dan cerdas dari kebanyakan orang biasanya. Salah satunya ialah manajemen waktu dengan menyegerakan pekerjaan. 

Kebiasaan menunda pekerjaan menjadi salah satu faktor yang bisa menunda kesuksesan dalam karir kamu. Karena waktu seperti pedang, yang jika kamu tidak bisa memanfaatkan dan menggunakannya dengan baik maka kerugianlah yang diterima. Manusia yang beruntung adalah manusia yang lebih baik dari hari ini daripada hari kemarin. 

1 Komentar

  1. Aduh ... Betul. Gara2 menunda2 waktu. Saya pernah hilang kesempatan besar. Selamat pagi, ananda Radhika.

    BalasHapus

Link Banner