FALSE
TRUE

Pages

Breaking News:

latest

Ads Place

Anggapan Yang Salah Kaprah Soal Wanita Yang Berbisnis

Allaeas.com - Entah sadar atau tidak, ada anggapan-anggapan yang sering dipercayai kaum perempuan dalam hal berbisnis, beberapa diantaranya...

Anggapan Yang Salah Kaprah Soal Wanita Yang Berbisnis

Allaeas.com - Entah sadar atau tidak, ada anggapan-anggapan yang sering dipercayai kaum perempuan dalam hal berbisnis, beberapa diantaranya adalah seperti yang di bawah ini. Anggapan-anggapan itu sering kali menjadi faktor penghambat wanita dalam memulai bisnis. Tentu hal ini harus segera kamu hilangkan dari pikiran kamu dan mulailah membangun bisnis kamu.

Bisnis lebih cocok dilakukan oleh laki-laki, bukan perempuan.
Yang paling sering membelanjakan uang untuk kebutuhan anak-anak dan kebutuhan harian lain adalah justru para ibu atau perempuan. Sehingga justru perempuanlah yang tau seluk beluk barang dan jasa yang biasa dijual untuk memenuhi kebutuhan kaum ibu. Itu artinya, perempuan sangat cocok berbisnis, terutama barang dan jasa yang dibutuhkan para ibu.

Jika perempuan sibuk berbisnis, keluarga akan terbengkalai.
Perempuan yang berbisnis, justru lebih fleksible dalam mengurus keluarga, karena ia bebas mengatur waktunya sendiri. Tidak akan ada sanksi, kapanpun ia ingin istirahat dari kerja dan mengurus keluarga. Bandingkan jika kamu adalah wanita karier yang bekerja kantoran. Kamu pasti punya jam kerja yang harus kamu patuhi.

Anak jadi tak terurus kalau perempuan sibuk berbisnis.
Ibu-ibu muda yang masih memiliki anak kecil seringkali menghadapi masalah dilematis. Apakah ia akan tetap bekerja, menapaki karier yang telah ia rintis sejak sebelum menikah. Ataukah meninggalkannya agar bias mencurahkan perhatian untuk anak-anaknya yang masih balita.

Dengan memiliki bisnis sendiri, perempuan dapat mengatur kapan ia harus dekat dengan anak-anak dan kapan ia harus fokus pada pekerjaan. Dan, semakin bagus system yang terbangun dalam sebuah bisnis, maka waktu yang diperlukan untuk terlibat secara langsung di dalamnya akan menjadi semakin sedikit.

Merasa tidak punya keahlian khusus.
Jika kamu merasa tak punya keahlian yang bisa dijadikan modal bisnis, maka apa yang kamu rasakan itu akan menjadi kenyataan. Berfikirlah bahwa kmu pasti bisa. Maka energi positif akan mengalir dalam tubuh kamu dan kamu akan benar-benar bisa melakukannya.

Merasa tidak punya bakat bisnis.
Kemampuan berbisnis bukanlah jatuh dari langit. Bukan diturunkan dari ayah, ibu, oma-opa yang pengusaha. Bukan pula ditentukan oleh garis tangan, tanggal lahir atau ciri fisik apapun. Bisnis itu adalah proses. Bakat tak ada artinya bila tanpa kemauan berproses.

Malu kalau barang dagangan tidak laku.
Jangan malu menawarkan barang meskipun untuk itu, kita harus seolah-olah menjadi setingkat lebih rendah di hadapan calon pembeli. Asalkan barang yang kamu tawarkan itu bukan barang illegal atau melanggar susila, maka tak usah kamu malu untuk menawarkannya pada calon pembeli. Tentu kamu juga harus menyusun target pasar terlebih dahulu agar barang yang kamu tawarkan itu akan sesuai dengan kebutuhan calon pembeli.

Jika kamu masih juga merasa segan untuk menawarkan barang dan takut calon konsumen menolak, sebaiknya kamu menawarkannya pada orang-orang yang tidak kamu kenal, di luar komunitas kamu dan memiliki kemungkinan sangat kecil untuk bertemu dengan kamu lagi.

Tidak ada komentar

close
Novel KKN