FALSE
TRUE

Pages

Breaking News:

latest

Ads Place

Napas Segar Datangkan Penggemar

Bayangkan bila suatu hari kamu menghadiri suatu undangan dimana bertaburan para pria tampan dan wanita cantik dimana-mana. Pandangan kamu te...

Napas Segar Datangkan Penggemar

Bayangkan bila suatu hari kamu menghadiri suatu undangan dimana bertaburan para pria tampan dan wanita cantik dimana-mana. Pandangan kamu terkunci pada seorang pria tampan yang sedang berdiri di pojok sendirian. Dengan percaya diri dan mencoba peruntungan, kamu bergegas menghampirinya, yah... Dengan gaya cuek-cuek elegan. Semuanya lancar, dan senyum si tampan begitu menawannya, sampai tiba saatnya ia akhirnya mengajak kamu berbicara. Uh oh..! Kok aromanya tidak sedap sekali ya? OMG! Napasnya bau! Merasa illfil tiba-tiba? Pastinya..!

Hampir semua orang pernah mengalami problem bau mulut atau yang dikenal juga sebagai halitosis atau  malodor. Tahukah kamu, hampir 90% penyebab bau mulut adalah bakteri penghasil sulfur tang tinggal di bagian belakang mulut!

Kebanyakan, ini berkaitan dengan kebersihan mulut yang tidak terjaga, selain gigi berlubang, infeksi gusi dan xerostomia. Penyakit atau kelainan yang lebih serius bisa juga menyebabkan bau mulut. Misalnya, perubahan hormon, gangguan pencernaan, sinusitis, infeksi amandel, bahkan kanker, diabetes, bronkitis kronis dan gangguan hati serta ginjal. Tidak ingin kejadian si tampan yang bau mulut berbalik pada kamu? Berikut tips yang bisa diikuti untuk menjaga mulut kamu tetap bersih dan napas segar:

1. Penting sekali untuk menjaga mulut bersih. Sikatlah gigi minimal dua kali sehari. Banyak ahli menyarankan untuk membersihkan lidah dengan menggunakan alat khusus karena bakteri bisa tinggal di sana. 

2. Gunakan obat kumur untuk mengurangi bakteri, namun jangan pilih obat kumur yang mengandung alkohol. Kamu boleh berbahagia, karena menurut para ahli, obat kumur bisa menahan bau mulut sampai delapan jam. Namun, tentu jika kebersihan mulut tak dijaga, bau mulut akan muncul lagi. 

3. Jika kamu menggunakan kawat gigi yang dilepas, pastikan kawat gigi selalu bersih baik saat menyimpan maupun saat menggunakannya kembali. 

4. Jika ada jarak antara gigi, arau ada infeksi gusi, gunakan sikat gigi interdental yang digunakan pada segitiga antara gigi dan gusi. 

5. Jika perlu, hindari dulu makanan yang memicu bau mulut seperti ikan, daging, produk susu, makanan pedas, bawang merah, bawang putih, kopi, dan makanan manis. 

6. Minum banyak air putih.

7. Jangan lupa sarapan dan makan secara teratur supaya produksi air ludah lancar. Jika perlu, kunyah permen karet tanpa gula untuk meningkatkan saliva. 

8. Permen mint memang bisa membantu mengurangi bau mulut dengan cukup baik, tapi hanya sementara. Ahli mengatakan, permen dengan kandungan minyak cinnamon akan membantu menghilangkan bakteri bau mulut yang merugikan. 

9. Jangan stres.

10. Last but not least, hindari rokok dan minuman beralkohol. Ini tidak hanya menimbulkan napas tidak sedap tapi juga meracuni tubuh kamu. 

Bila ingin yang praktis, tidak usah repot-repot, karena ada Listerine! Aroma dan pilihan rasanya pun terserah kamu, mau yang Original, Freshburst, Cool Mint, Tartar sampai yang menyegarkan dalam bentuk permen, Cool Mint Listerine Pocket Packs. Yang penting jangan sampai 'penggemar' kamu kabur karena napas yang tidak sedap. 


Listerine Cool Mint

Tidak ada komentar

close
Novel KKN